Ini 8 Makanan Wajib saat Imlek yang Penuh Filosofi!

Di hari Imlek, di tengah tawa keluarga, harapan dan doa, terdapat dominasi dekorasi warna merah dan emas serta makanan hangat yang menjadi pelengkap. Tentunya setiap hidangan yang tersaji di meja tidak dipilih secara sembarangan.

Di balik rasa lezatnya, tersimpan filosofi panjang dan menjadi bahasa simbolik yang diwariskan lintas generasi. Ia berwujud untuk menyampaikan doa akan rezeki, kesehatan, keharmonisan, dan umur panjang tanpa kata.

Ini juga yang menjadi penyebab mengapa beberapa makanan dianggap sebagai sesuatu yang khas atau wajib, dan selalu diusahakan hadir, meskipun zaman terus berubah.

Ciri Khas Makanan Wajib Saat Imlek

Image Source: Freepik/freepik

Imlek mengikuti perhitungan kalender Tionghoa, yaitu kalender lunisolar atau gabungan perhitungan bulan dan matahari. Secara sederhana, Imlek dirayakan pada bulan baru (new moon) pertama setelah titik balik matahari musim dingin (winter solstice).

Jadi, enggak heran jika makanan wajib saat Imlek biasanya didominasi dengan makanan hangat untuk memulihkan energi. Sup kaldu, hidangan kukus, rebusan, dan tumisan ringan lebih diutamakan dibanding makanan mentah atau dingin.

Selain itu secara tradisional, makanan hangat dipercaya membantu melancarkan sirkulasi dan menjaga keseimbangan tubuh yang dipengaruhi juga oleh filosofi yin dan yang.

Jual Box Toples Kue Kering Packaging Imlek Sincia CNY Hampers |
Alat Makan Dan Minum Box Toples Kue Kering Packaging Imlek Sincia CNY Hampers | TB-LAMP harga Rp 212.500 dikirim dari DKI Jakarta. Jual Beli Online Mudah dan Aman di situs Jakmall.com

Musim dingin identik dengan energi yin (dingin, pasif), sehingga saat awal musim semi (Imlek) makanan dengan sifat yang (hangat, aktif) lebih dianjurkan. Sajian Imlek ada bukan hanya sekadar kenyang, tetapi untuk menyiapkan tubuh menyambut fase hidup yang lebih aktif.

Namun, di negara tropis seperti Indonesia, musim dingin tentu tidak dirasakan, tetapi tradisi ini tetap bertahan karena makna yang sudah melekat. Itulah mengapa meskipun cuaca panas, makanan Imlek tetap didominasi hidangan matang dan hangat, bukan makanan dingin atau mentah.

Makanan Wajib Saat Imlek

Image Source: Freepik/freepik

Untuk menemani kamu merayakan Imlek, Jakmall punya beberapa jenis makanan wajib saat Imlek sekaligus filosofi yang terkandung di dalamnya!

1. Jeruk Mandarin

Dalam bahasa Mandarin , jeruk memiliki pengucapan yang sangat dekat dengan kata yang berarti keberuntungan dan emas. Permainan bunyi kata ini sangat penting dalam budaya Tionghoa karena diyakini membawa doa, dan harapan baik melalui bahasa sehari-hari.

Warna oranye keemasan pada jeruk melambangkan emas, kekayaan, dan keberhasilan. Bentuknya yang bulat juga melambangkan keutuhan, kelengkapan, dan siklus hidup yang baik.

Selain itu, waktu panen jeruk mandarin bersamaan dengan Imlek. Ini menjadikannya simbol alam atau semesta yang “ikut merayakan” tahun baru, menandakan kesegaran, kehidupan baru, dan harapan yang baru tumbuh.

2. Kue dan Manisan

Meja Imlek juga sering dihiasi aneka kue kering dan manisan dalam wadah segi delapan yang dikenal sebagai tray of togetherness. Setiap isinya memiliki arti simbolis, bukan sekadar pemanis.

Seperti kue lapis legit yang melambangkan rezeki berlapis-lapis dan kesabaran, kue mangkok yang memiliki warna merah atau pink sering dipilih karena dianggap membawa hoki, hingga buah kering dan permen tradisional yang dianggap sebagai simbol kehidupan yang manis dan hangat sepanjang tahun.

Benang merah dari kue dan manisan ini adalah harapan agar kehidupan di tahun baru terasa manis dan menyenangkan. Selain itu, bagi anak-anak sajian ini tentu paling dinantikan, dan bagi orang dewasa, suguhan manis menjadi pengingat bahwa hidup seimbang tidak hanya tentang kerja keras, tetapi juga menikmati hasilnya.

Jual Yuka Cheongsam Dress Batik Wanita Couple Imlek Natal CNY
Dress Yuka Cheongsam Dress Batik Wanita Couple Imlek Natal CNY Seragam Merah harga Rp 140.000 dikirim dari Tangerang, Banten. Jual Beli Online Mudah dan Aman di situs Jakmall.com

3. Kue Keranjang

Selain kue dan makanan manis, kue lain yang wajib ada saat Imlek dan tak tergantikan adalah kue keranjang. Teksturnya lengket dan rasanya manis, melambangkan hubungan keluarga yang erat, dan kehidupan yang semakin naik dari tahun ke tahun.

Kata nian berarti tahun, sedangkan gao berarti tinggi atau naik. Kue ini biasanya disusun bertingkat saat disajikan sebagai persembahan. Setelahnya, kue keranjang dapat diolah kembali, misalnya digoreng dengan telur atau dikukus bersama kelapa parut.

Aroma kue keranjang yang dipanaskan menjadi penanda, dan meningkatkan kerinduan bahwa Imlek benar-benar telah tiba. Saatnya bertemu dan berkumpul bersama keluarga.

4. Bebek dan Babi Panggang

Bebek dan babi termasuk hewan yang sejak dahulu dianggap lambang kelimpahan. Keduanya membutuhkan pakan cukup, waktu pemeliharaan, dan teknik memasak yang tidak sederhana.

Karena alasan tersebut, menyajikannya saat Imlek mencerminkan harapan akan kehidupan yang cukup, stabil, dan tidak kekurangan. Selain itu, daging panggang utuh juga melambangkan keutuhan hidup awal dan akhir yang berjalan baik.

5. Ayam Utuh

Setelah cemilan, saatnya masuk ke makanan utama saat Imlek. Ayam utuh sering kali disajikan sebagai ayam rebus atau ayam kecap yang melambangkan keutuhan keluarga.

Kata utuh di sini bukan hanya secara fisik, tetapi juga secara emosional dan spiritual. Imlek adalah saat semua anggota keluarga diharapkan bisa berkumpul, berdamai, dan memulai tahun baru tanpa konflik lama.

Ayam juga melambangkan ketekunan dan kerja keras. Dalam filosofi Tionghoa, ayam dikenal rajin dan disiplin, bangun pagi untuk menyambut hari. Nilai ini selaras dengan harapan agar di tahun baru agar diberi semangat bekerja dan hidup lebih baik.

Jual NLSLASI Tatakan Teh China Chinese Wooden Tea Tray - NL29
Perlengkapan Dapur & Alat Masak NLSLASI Tatakan Teh China Chinese Wooden Tea Tray - NL29 harga Rp 41.100 dikirim dari DKI Jakarta. Jual Beli Online Mudah dan Aman di situs Jakmall.com

6. Ikan Kukus

Ikan hampir selalu hadir di meja makan Imlek. Dalam bahasa Mandarin, ikan disebut yu, yang pengucapannya sama dengan kata “berlebih” atau “kelimpahan”.

Filosofinya memang sederhana, tetapi cukup kuat yang bisa juga diartikan sebagai pengharapan rezeki di tahun baru selalu lebih, tidak hanya cukup. Tradisi menyarankan agar ikan disajikan utuh, lengkap dengan kepala dan ekornya.

Ini melambangkan awal dan akhir tahun yang berjalan lancar. Bahkan, dalam beberapa keluarga, ikan tidak dihabiskan seluruhnya sebagai simbol bahwa kelimpahan akan “tersisa” hingga tahun berikutnya.

7. Mi Panjang Umur

Mi panjang umur atau chang shou mian adalah simbol harapan akan umur panjang dan kesehatan. Mi ini biasanya tidak dipotong karena memotong mi dipercaya sebagai simbol memotong umur.

Sehingga saat memasak dan menyantapnya, mi dibiarkan tetap panjang. Mi panjang umur biasanya disajikan dengan kuah ringan, dilengkapi sayuran dan protein sederhana.

Rasanya tidak harus mewah karena fokus utamanya bukan pada kemewahan, melainkan doa yang menyertai, dan makna simbolik di dalamnya. Dalam banyak keluarga, mi ini disantap dengan penuh kesadaran, bukan terburu-buru.

8. Pangsit (Jiaozi)

Pangsit memiliki bentuk menyerupai batangan emas kuno yang dalam budaya Tionghoa menjadi simbol kekayaan. Karena itu, pangsit dipercaya membawa keberuntungan finansial.

Semakin banyak pangsit yang disantap saat Imlek, semakin besar pula harapan akan rezeki di tahun baru. Di beberapa keluarga, membuat pangsit menjadi aktivitas bersama.

Proses membungkus pangsit dilakukan ramai-ramai, sambil berbincang dan tertawa. Ada pula tradisi menyelipkan koin bersih di salah satu pangsit sebagai simbol keberuntungan besar bagi siapa pun yang mendapatkannya.

Melalui sajian makanan saat Imlek, kita tahu bahwa harapan terbaik sering kali disajikan dalam bentuk yang paling senyap, dan sederhana, yaitu sepiring hidangan hangat di meja keluarga.

Jakmall punya rekomendasi peralatan rumah tangga, serta yoga dan fitness seperti gelas, tatakan gelas, dan sendok dengan harga Lebih Murah, karena Langsung dari Pusatnya!