Lebih praktis dibandingkan jadi reseller :D

Jika kamu sering kepo tentang contoh usaha modal kecil, mungkin bakalan ketemu istilah dropship atau dropshipping. Apa itu dropship? Dropship adalah metode penjualan online dimana penjual (dropshipper) tidak perlu melakukan stok barang yang dijual. Apabila ada pesanan, dropshipper akan meneruskannya kepada supplier dan mereka yang akan mengirimkannya atas nama si dropshipper.

Lalu apa beda reseller sama dropship, atau tepatnya, apa itu reseller dan dropship? Jika menjadi seorang reseller, kamu masih diharuskan untuk melakukan stok barang. Sedangkan melalui bisnis dropship, semuanya jadi lebih praktis. Penasaran apa keuntungan dan bagaimana cara menjadi dropshipper? Berikut ulasannya!

Keuntungan Memulai Bisnis Menjadi Seorang Dropshipper

Apa Itu Droship dan Adakah Keuntungan Menjadi Dropshipper? Cari Tahu Di sini | Image Source: SeekPNG

1. Mudah untuk dimulai

Dropship sudah dikenal sebagai contoh usaha modal kecil. Makanya, kamu tidak perlu pusing bilang belum punya modal kalau memutuskan daftar sebagai dropshipper. Apalagi sampai memikirkan gudang barangnya mau di mana.  

2. Bisa berkembang dengan cepat

Karena tidak butuh biaya yang besar, maka sangatlah mudah untuk mengembangkan bisnis dropship ini. Setelah daftar dropship, kamu cukup fokus untuk memasarkan barang ke level yang lebih tinggi. Jika diperlukan, kamu bisa mempekerjakan beberapa orang untuk menjalankan akun-akun dropship-mu.

3. Gampang dikelola kapan dan di mana saja

Bisnis dropship ini hanya memerlukan akun toko online untuk pemasarannya. Dengan begitu, kamu bisa memproses pesanan kapan pun dan di mana pun. Waktumu jadi tidak tersita dan tetap bisa melakukan pekerjaan yang lainnya.

Apa yang Perlu Dipersiapkan Ketika Menjalankan Bisnis Dropship?

Apa Itu Droship dan Adakah Keuntungan Menjadi Dropshipper? Cari Tahu Di sini | Image Source: Bplans Blog

1. Konsep dan value toko yang ingin kamu jalankan

Hal pertama adalah memikirkan toko online seperti apa yang mau ditawarkan kepada pembeli. Berbeda dan unik dibandingkan dropshipper lainnya, dapat membuatmu cepat dilirik oleh mereka. Setelah itu, baru deh kamu bisa menentukan segmen pasar serta barang yang dijual di dalam bisnis dropship-mu.

2. Mencari tahu mana supplier dropship dengan pelayanan terbaik dan harga bersaing

Seperti penjelasan dari arti dropship di atas, keberadaan supplier adalah bagian penting saat menjalankan bisnis ini. Setelah kamu menentukan barang apa yang ingin dijual, mulailah melakukan riset supplier dropship. Supplier yang terbukti memiliki pelayanan terbaik dan harga kompetitif bisa jadi pilihanmu.

3. Walau sudah berjalan dengan baik, jangan pernah berhenti untuk belajar ya!

Banyak informasi di luar sana yang bisa membantumu untuk mengembangkan bisnis dropship. Seperti bagaimana menarik perhatian customer, mengiklankan produk dan tokomu, meningkatkan value toko yang sedang dijalankan, riset pasar, hingga tren sekarang maupun peluang yang mungkin jarang dilirik. Makanya, jangan pernah berhenti untuk belajar dan menerapkannya ke bisnismu.

Gimana, sudah tahu kan apa saja keuntungan dan yang perlu kamu persiapkan sebagai cara menjadi dropshipper? Kalau begitu, tunggu apa lagi! Saatnya memanfaatkan kesempatan untuk bisnis dropship.

Dapatkan omzet ratusan juta/bulan dengan menjadi dropshipper di Program Afiliasi Jakmall.com. Daftar sekarang!

Temukan info peluang bisnis lainnya di Jakmall Blog :)