5 Gerakan Olahraga Calisthenics untuk Pemula, Mudah Dilakukan dan Gratis!

Namun, sebelum memulai latihan calisthenics, penting bagi Anda untuk mengetahui berbagai gerakan calisthenics yang tersedia dan manfaat apa yang bisa didapatkan dari masing-masing gerakan tersebut.

5 Gerakan Olahraga Calisthenics untuk Pemula, Mudah Dilakukan dan Gratis!
Image Source: Unsplash

Terkadang, melakukan olahraga di tempat gym atau berlari di taman bisa terasa monoton dan membosankan. Namun, dengan olahraga calisthenics, Anda bisa berolahraga di mana saja dan kapan saja tanpa perlu menggunakan alat bantu layaknya alat gym.

Calisthenics adalah jenis olahraga yang menggunakan berat tubuh Anda sendiri untuk melatih otot dan membangun kekuatan tubuh. Berbagai gerakan calisthenics seperti pull-up, push-up, dan sit-up bisa dilakukan di mana saja tanpa memerlukan peralatan tambahan.

Tak hanya itu, olahraga calisthenics juga bisa dilakukan oleh siapa saja, baik pria maupun wanita dari semua tingkat kebugaran. Gerakan-gerakan yang diaplikasikan dalam calisthenics bersifat fleksibel, sehingga mudah disesuaikan dengan kemampuan dan kondisi tubuh Anda.

Namun, sebelum memulai latihan calisthenics, penting bagi Anda untuk mengetahui berbagai jenis gerakan calisthenics yang ada dan manfaat apa yang bisa didapatkan dari masing-masing gerakan tersebut.

Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan berbagai macam gerakan olahraga calisthenics yang populer dan efektif untuk membangun kekuatan tubuh. Yuk, simak ulasan lengkapnya!

1. Push-Up

Image Source: Unsplash

Push-up adalah gerakan yang dilakukan dengan posisi tubuh terlentang dan telapak tangan menyentuh lantai seakan menyangga tubuh agar tidak menyentuh lantai. Gerakan ini melibatkan otot dada, lengan, bahu, dan perut. Untuk memperkuat otot trisep dan dada, push-up bisa dilakukan dalam berbagai variasi, seperti diamond push-up, wide grip push-up, dan decline push-up.

2. Plank

Image Source: Unsplash

Plank adalah gerakan yang melibatkan otot perut, punggung, dan bahu. Gerakan ini dilakukan dengan posisi tubuh seperti push-up, tetapi telapak tangan berada di bawah bahu dan siku lurus. Tahan posisi ini selama beberapa detik untuk memperkuat otot inti.

3. Pull-Up

Image Source: Unsplash

Pull-up adalah gerakan yang melibatkan otot lengan, punggung, bahu, dan perut. Gerakan ini dilakukan dengan menggantungkan diri pada sebuah bar dan menarik tubuh ke atas sampai dagu berada di atas bar. Untuk memperkuat otot punggung dan lengan, pull-up bisa dilakukan dalam variasi chin-up, wide grip pull-up, dan muscle-up.

4. Burpee

Image Source: Freepik

Burpee adalah gerakan yang melibatkan seluruh tubuh. Gerakan ini dilakukan dengan posisi berdiri, kemudian menekuk lutut dan tangan menyentuh lantai. Selanjutnya, kaki ditekan ke belakang untuk berada di posisi plank dan dilanjutkan dengan melompat ke posisi berdiri kembali. Burpee dapat dilakukan dalam variasi seperti squat thrust, tuck jump burpee, dan double push-up burpee.

5. Squat

Image Source: Unsplash

Squat adalah gerakan yang melibatkan otot paha, bokong, dan perut. Gerakan ini dilakukan dalam posisi berdiri dengan kaki selebar bahu dan menekuk lutut sampai panggul berada hampir sejajar dengan lutut. Squat bisa dilakukan dengan menggunakan berat tubuh sendiri atau dengan menambahkan beban seperti barbel.

Olahraga calisthenics menawarkan banyak keuntungan bagi kesehatan dan kebugaran tubuh. Selain membakar kalori dan meningkatkan kekuatan otot, olahraga ini juga dapat meningkatkan fleksibilitas dan keseimbangan tubuh. Oleh karena itu, olahraga calisthenics sangat dianjurkan untuk dijadikan bagian dari rutinitas olahraga sehari-hari.