Pemilik rumah baru atau Anda yang baru saja merenovasi rumah, tentu sangat antusias memilih berbagai barang dan kebutuhan yang akan digunakan. Salah satu hal yang harus Anda perhatikan adalah pemasangan instalasi saklar lampu.

Sebagai perangkat yang berfungsi menyalakan sistem penerangan di rumah, saklar lampu ternyata memiliki jenis yang beraneka ragam. Masing-masing jenis saklar lampu tersebut memiliki ciri khas dan keunggulannya masing-masing. Yuk, kenali setiap jenis yang ada agar Anda bisa menentukan yang paling baik untuk Anda.

1. Saklar Lampu Toggle

Saklar lampu jenis toggle merupakan salah satu yang paling umum digunakan.. Salah satu bagian dari peralatan elektrik rumah ini akan bekerja apabila tuas ditekan ke atas atau ke bawah. Biasanya, jika tuas berada di posisi bawah, maka saklar berada dalam kondisi off. Sebaliknya, saat tuas berada di posisi atas, lampu akan menyala. Saklar lampu toggle sendiri memiliki ukuran yang cukup beragam, ada yang hanya memiliki satu tuas hingga tiga tuas. Saklar lampu jenis ini juga tergolong yang paling sederhana dan mudah diinstal pada rumah Anda.

2. Saklar Lampu Push-Button

Jenis saklar lampu yang juga paling sering dijumpai di rumah ataupun gedung perkantoran adalah saklar lampu push-button. Sesuai namanya, saklar push-button memiliki semacam tombol yang yang akan bekerja apabila anda menekannya. Tombol akan terhubung dengan listrik pada saat anda menekan tombol di posisi on. Sebagai gambaran, saklar lampu push-button adalah yang biasanya Anda lihat terpasang untuk menyalakan lampu rumah. Tidak hanya untuk lampu, beberapa rumah menggunakan saklar jenis ini untuk menghidupkan  atau mematikan kipas angin.

3. Saklar Lampu Dimmer

Lampu romantis, begitu beberapa orang menjuluki penerangan rumah yang dinyalakan dengan saklar lampu dimmer. Saklar lampu dimmer mengatur aliran arus ke sistem yang memungkinkan bola lampu menghasilkan cahaya sesuai dengan yang Anda butuhkan. Jadi, tak hanya dapat menyalakan atau mematikan lampu, saklar jenis dimmer juga memungkinkan Anda mengatur terang redupnya cahaya yang keluar dari lampu. Saklar lampu dimmer dapat Anda tempatkan di ruangan yang membutuhkan pencahayaan khusus, seperti di ruang tidur, sehingga Anda bisa mengurangi cahayanya saat hendak beristirahat. Saklar lampu dimmer biasanya berbentuk seperti tombol yang dapat Anda putar untuk menyesuaikan pancaran cahaya yang diinginkan.

4. Saklar Lampu Photoelectric

Berbeda dengan jenis saklar lampu yang sudah dibahas sebelumnya, saklar lampu photoelectric tidak memiliki tombol ataupun tuas untuk mengatur kondisi on/off. Saklar lampu jenis ini akan bekerja sesuai dengan intensitas cahaya matahari yang diterimanya. Bila sensor cahaya yang diterima oleh saklar menurun atau semakin gelap, maka otomatis saklar akan menyalakan lampu. Namun, apabila sensor cahaya semakin meningkat atau terang, maka saklar secara otomatis akan memadamkan lampu. Penggunaan saklar lampu photoelectric ini amat sesuai digunakan pada sistem penerangan outdoor seperti lampu teras, garasi, atau penerangan jalan.

5. Saklar Lampu Sound-activated

Jika saklar lampu pada umumnya bekerja dengan cara ditekan atau diputar, hal ini tak perlu Anda lakukan jika menggunakan saklar jenis sound-activated. Sesuai namanya, saklar lampu jenis ini bekerja dengan mengandalkan sensor suara. Hanya dengan mengeluarkan suara tertentu, Anda bisa mematikan atau menyalakan lampu tanpa harus beranjak menghampiri saklar. Jenis saklar ini sangat cocok digunakan pada hunian yang memiliki konsep futuristik dan modern.

Itulah tadi berbagai jenis saklar lampu yang bisa Anda temukan di pasaran. Tanpa harus bersusah payah mencarinya, berbagai jenis saklar lampu tersebut kini bisa Anda dapatkan secara mudah di online marketplace seperti Jakmall.com. Sebelum membeli jenis tertentu, pastikan saklar lampu yang Anda pilih sudah sesuai dengan konsep hunian Anda dan pertimbangkan juga efektivitas penggunaannya. Selamat memilih!